Pengaruh Fenomena FOMO Buying Terhadap Kondisi Kesejahteraan Keluarga
Keywords:
FOMO Buying, Perilaku Konsumtif, Kesejahteraan Keluarga, Media Sosial, Family WelfareAbstract
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) buying menjadi salah satu perilaku konsumtif yang semakin meningkat di era digital, khususnya akibat pengaruh media sosial dan pemasaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh FOMO buying terhadap kondisi kesejahteraan keluarga. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 responden yang merupakan kepala keluarga dan anggota keluarga produktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO buying memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan kesejahteraan keluarga, terutama dalam aspek stabilitas keuangan dan pengelolaan pengeluaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat FOMO buying, maka semakin rentan kondisi ekonomi keluarga terhadap tekanan konsumtif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku konsumsi yang lebih rasional.
References
Andrew K. Przybylski., Kou Murayama., Cody R. DeHaan., & Valerie Gladwell. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848.
Russell W. Belk. (1988). Possessions and the extended self in consumer behavior. Journal of Consumer Research, 15(2), 139–168.
Leon Festinger. (1954). A theory of social comparison processes. Human Relations, 7(2), 117–140.
Philip Kotler., & Kevin Lane Keller. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
OECD. (2011). How’s life? Measuring well-being. OECD Publishing.
World Bank. (2020). World development report 2020: Trading for development in the age of global value chains. World Bank Publications.
Sherry Turkle. (2011). Alone together: Why we expect more from technology and less from each other. Basic Books.
Jean M. Twenge. (2017). iGen: Why today’s super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy. Atria Books.
Barry Schwartz. (2004). The paradox of choice: Why more is less. Harper Perennial.
Annamaria Lusardi., & Olivia S. Mitchell. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
