The Relationship Between Home Environmental Sanitation and the Incidence of Dengue Fever in Lhok Bengkuang Village, Tapaktuan District, South Aceh Regency
Keywords:
Dengue Fever Incident, Sanitation, Home EnvironmentAbstract
Dengue hemorrhagic fever (DHF) is a disease caused by the dengue virus which is transmitted through the bite of the Aedes aegypti or Aedes albopictus mosquito. Based on the problem, most people have poor housing conditions, dirty water reservoirs, and lots of garbage piles around the house. The purpose of this study is to determine whether there is a relationship between home environmental sanitation and the incidence of dengue hemorrhagic fever in Lhok Bengkuang village, Tapaktuan district, South Aceh Regency. As well as analyzing the condition of the house, the condition of the water reservoir, and the waste disposal system. This study uses a quantitative research method with a cross-sectional approach. The population in this study were 611 heads of families with a sample size of 86. Data collection used questionnaires and direct interviews. Data analysis used the Chi-Square Test. The results of the study showed a significant relationship between house conditions (p-value= 0.000), water reservoir conditions (p-value = 0.000), and waste disposal systems (p-value = 0.000) with the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever in Lhok Bengkuang village. The conclusion of the study is that poor house conditions have a relationship with the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever, then poor water reservoir conditions have a relationship with the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever, and poor waste disposal systems also have a relationship with the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever.
References
Dinkes Kabupaten Aceh Selatan. (2024). Profil Kesehatan Tahun 2023 Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan.
Hadiyanti, S., Riastawaty, D., Nasution, S. A., Kedokteran, F., & Jambi, U. A. (2025). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2025. Kabar Kesehatan Masyarakat, 01(December 2024), 31–35.
Hanif et al. (2023). Profil Kesehatan Aceh 2022. Enabling Brestfeeding, 1–10.
Hanifah, H. (2022). Hubungan Antara Sanitasi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Studi Cross-sectional di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliwungu Tahun 2020. 175.
Hermansyah, D., Septira, A. M., Maharani, M., Nurwulan, G., Widiyanti, T., Queentari, R., Kurniawan, R., Rahmadhani, G. N., & Astri, T. T. (2024). Gambaran Pengetahuan Masyarakat Terhadap Overview of Public Knowledge on the Prevention of Dengue Hemorrhagic Fever ( Dhf ) in the Working Area. Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyaralat, 5(1), 1–8.
Hiskia, W., Paendong, G., Maddusa, S. S., Warouw, F., Kesehatan, F., Universitas, M., Ratulangi, S., & Bersih, A. (2021). 84 gambaran sanitasi lingkungan pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas kakaskasen kecamatan tomohon utara kota tomohon tahun 2021. Kesmas, 10(8), 84–93.
Husin, H., Ramon, A., Angraini, W., Wati, N., & Anugrah, P. (2024). Analisis Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Kesmas Asclepius, 6(1), 18–25. https://doi.org/10.31539/jka.v6i1.8776
Jami’atulhita, A., & Wulandari, W. (2022). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Demmam Berdarah Dengue Di Kecamatan Wonosegero Kecamatan Boyolali. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 12. http://digilib.unisayogya.ac.id/6623/
Kemenkes. (2023). Data Dangue 2023. https://p2p.kemkes.go.id/update-data-dengue/
Kurniasari, S. (2022). HubunganSanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Daerah Endemis dan Sporadis.
Lestari, D. D., Azizah, R., & Fatah, M. Z. (2024). Pengelolaan Sampah dan Kejadian Demam Berdarah. Kesehatan Suara Forikes, 15(5), 35–38.
Mardianita, Wahyudi, A., & Murni, N. S. (2024). Gambaran Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 16(1), 220–235.
Mawaddah, F., Pramadita, S., & Triharja, A. (2022). Analisis Hubungan Kondisi Sanitasi Lingkungan Dan Perilaku Keluarga Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Pontianak. Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 10(2), 215–228.
Mulyani, A. S., & Belakang, B. L. (2022). Literature Review : Hubungan Antara Tempat Penampungan Air Dan Tindakan 3M Plus Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue. Kesehatan Bidkemas, 103–110.
N, L. E. N., & Alamsyah, T. (2024). Analisis Hubungan Sanitasi Dasar Rumah dengan Resiko Kejadian Diare pada Balita. 5(7).
Nurhayati, Faradillah, Hasibuan, S. S., Sintia, A., Azizah, W., & Alfareza, A. (2023). Analisis Pengetahuan dan Tindakan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Masyarakat Pesisir di Lingkungan 16 Desa Cinta Damai Percut. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(3), 3078. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i3.4092
Pebrianti. (2024). Hubungan kondisi sanitasi lingkungan dan perilaku keluarga terhadap kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. 5(2), 33–43.
Pereiz, Z., Oksal, E., Angel, J., Suma, A., & Afli, F. (2024). Teknik Pengelolaan Sanitasi Lingkungan untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat. Pengabdian Kepada Masyarakat, 7, 2–8.
Putra, M., & Miko, Y. (2021). Pengaruh Tempat Penampungan Air dengan Kejadian DBD di Kabupaten Bangka Barat Tahun 2018 Association between Water Containers and Dengue Hemorrhagic Fever in West Bangka District in 2018. Vektor Penyakit, 63–72.
Rosalina, A. (2021). Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Mariana Kabupaten Banyuasin Tahun 2021. 1–7.
Sari, E., Wahyuningsih, N. E., & Murwani, R. (2017). Hubungan Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Semarang. Kesehatan Masyarakat, 5(1), 609–617.